Mengenal Arsitektur Mikrokontroler
Hallo Teman-teman kali ini saya akan membagikan pengetahuan mengenai mikrokontroler, berikut penjelasannya. Mikrokontroler adalah perangkat elektronik terpadu yang terdiri dari unit pemrosesan sentral (CPU), memori (baik RAM maupun ROM), dan berbagai port input/output (I/O) yang memungkinkan interaksi dengan berbagai modul atau sensor. Mikrokontroler sering kali digunakan dalam perangkat otomatisasi dan sistem tertanam, seperti mesin industri, perangkat rumah tangga pintar, atau sistem keamanan, karena kemampuannya untuk menjalankan program yang telah disimpan di memori secara efisien dan dalam ruang yang terbatas. Komponen penting lainnya termasuk timer, counter, konverter analog-ke-digital, dan antarmuka komunikasi seperti SPI atau I2C, yang memungkinkan mikrokontroler berinteraksi dengan perangkat lain dalam sebuah sistem.
- Mendukung Wi-Fi dan Bluetooth
- Murah dengan kecepatan pemrosesan data yang tinggi
- Analog to Digital Converter (ADC) memiliki noise yang tingg.
- Konsumsi daya tinggi ketika menggunakan wifi dan bluetooth.
- Efisiensi Daya dan Performa Tinggi.
- Manajemen Interupsi yang Efisien.
- Kompleksitas Pengembangan.
- Ketergantungan Pada Ekosistem Perangkat Lunak (Stm32IDE/Cube dll).
- Hemat daya dengan arsitektur 8 Bit.
- Mudah diprogram (Arduino IDE/CvAVR).
- Kecepatan pemrosesan data yang rendah.
- Kurang urang Ideal untuk Aplikasi Berat (Intruksi sederhana).
0 Response to "Mengenal Arsitektur Mikrokontroler"
Post a Comment